Metro||mediakrotis.com – Upacara bendera rutin setiap hari Senin di halaman SMKN 3 Metro menjadi berbeda, setelah pembina upacara langsung dipercayakan kepada Walikota Metro H. Bambang Iman Santoso. Acara berlangsung di bawah cuaca mendung dan sejuk pada Senin (19/01/25),turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Kota Metro.
Cuaca mendung tidak menyurutkan semangat siswa-siswi mengikuti upacara. Dalam sambutannya, H. Bambang Iman Santoso menyampaikan bahwa ia mendengar janji siswa untuk senantiasa patuh dan taat kepada guru serta orangtua. “Di hari yang berbahagia ini perlu saya sampaikan, untuk bisa patuh dan taat kepada guru bahkan kedua orangtua, itu juga perlu latihan,” tegasnya.
“Latihan itu membuat kita sempurna. Maka, berhati-hatilah dengan apa yang sedang kita latih,” tambahnya.
Menurutnya, tanpa latihan setiap hari, tidak akan ada kesempurnaan. Sebagaimana dalam pertandingan, prestasi terbaik hanya bisa diraih melalui latihan yang konsisten, tanpa memandang tingkat atau jenis eventnya.
“Saya berpesan, terus latihanlah. Bahkan ada doa yang baik kepada Allah SWT: Yaa Allah latihlah kami dengan segala kebaikanmu agar supaya kebaikan itu benar-benar menjadi kesempurnaan dalam hidup dan kehidupan kami. Yaa Allah jangan kau latih kami dengan keburukan, kejelekan, kesombongan, agar supaya hal-hal buruk itu tidak akan pernah menjadi kesempurnaan dalam hidup kami,” ujar Walikota.

Ia menegaskan, sikap patuh dan menghormati guru serta orangtua perlu dilatih sejak dini, begitu juga dengan menghargai jasanya. “Kalau kita senantiasa melatih sejak kecil, hormat kepada guru dan orangtua, sampai kapanpun latihan itu tidak akan pernah lupa bahkan sampai dewasa dan tua,” katanya.
Walikota juga menyampaikan bahwa kasih sayang orangtua kepada anak, serta guru kepada siswa, tidak pernah pudar dan tak perlu diragukan. “Tidak ada bekas guru dan orangtua kalau kaitannya dengan kasih sayang ini,” jelasnya.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga pikiran. “Hati-hati dengan pikiran karena bisa menjadi ucapan; hati-hati dengan ucapan bisa menjadi perbuatan; hati-hati dengan perbuatan karena bisa menjadi kebiasaan; hati-hati dengan kebiasaan karena bisa menjadi watak dan karakter; hati-hati dengan watak dan karakter karena bisa menentukan nasib kita yang akan datang. Terkadang kita terpintas pikiran jelek kepada guru dan orangtua, maka mulai pagi ini senantiasa berhati-hati dan doakan yang terbaik untuk mereka. Yang harus kita latih adalah pikiran-pikiran yang baik,” tutupnya.
Di tempat yang sama, Kepala SMKN 3 Metro Erlian Eka Damayanti, S.Kom., MTI mengungkapkan rasa senangnya atas kehadiran Walikota. “Terima kasih kepada Pak Walikota yang telah menjadi pembina upacara dan memberikan banyak hal berharga untuk anak-anak didik kita, terutama tentang pentingnya patuh kepada guru dan orangtua. Pesan beliau juga menyampaikan bahwa karakter adalah yang paling utama, jadi anak harus memiliki karakter yang baik,” jelasnya.
Setelah upacara, Walikota juga mengunjungi MM Studio untuk berfoto bersama dengan Kepala SMKN 3, Kepala Dinas Pendidikan Kota Metro, serta awak media. “Beliau mendukung semua kegiatan anak-anak kita. Apalagi SMK kita sudah BLUD (Badan Layanan Usaha Daerah), jadi pesanan apapun bisa dibuat di SMKN 3 Metro. Lulusan SMK tidak hanya bisa kuliah, tetapi juga bekerja dan berwirausaha,” imbuhnya (ADV).






















