LAMPUNG TENGAH||MEDIAKRITIS.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, sukses menggelar acara Temu Kader perdana pada Kamis (21/05/2026). Bertempat di Cafe SB 29 Kota Metro, momentum ini menjadi tonggak sejarah baru bagi penguatan struktur partai di tingkat akar rumput.
Acara yang berlangsung hangat dan penuh semangat ini dihadiri langsung oleh jajaran Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Provinsi Lampung, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Lampung Tengah, Ketua DPC PSI Kecamatan Trimurjo, serta pengurus dari 14 ranting (DPRT) se-Kecamatan Trimurjo. Total kader yang memadati lokasi acara mencapai kurang lebih 140 orang.
Dalam sesi wawancara, Ketua DPC PSI Kecamatan Trimurjo, Sutoro, S.E., menegaskan tekadnya untuk menyatukan gerak dan pandangan masyarakat Trimurjo melalui wadah PSI.

”Saya ingin menyatukan visi dan misi masyarakat Trimurjo dengan segenap kemampuan yang saya miliki,” ujar pria yang akrab disapa Toro ini.
Dalam sambutannya, Sutoro juga menyampaikan rasa bahagia dan apresiasi yang mendalam atas kehadiran para pimpinan DPW Provinsi Lampung dan DPD Lampung Tengah, serta kerja keras para kader di lapangan. Hanya dalam waktu satu bulan, PSI Trimurjo berhasil merampungkan struktur kepengurusan di seluruh wilayah strategis kecamatan tersebut.
”Perlu saya informasikan bahwa kita bergerak satu bulan untuk mencari pengurus di masing-masing kampung. Alhamdulillah, hari ini genap sudah 14 kampung yang terdiri dari 3 kelurahan dan 11 kampung, semuanya sudah tercukupi (terbentuk kepengurusannya),” jelas Sutoro disambut tepuk tangan riuh para kader.
Sutoro menambahkan bahwa pertemuan tatap muka ini menjadi sangat krusial untuk mempererat tali silaturahmi yang selama ini hanya terjalin melalui grup koordinasi digital. Ia mengajak seluruh kader untuk bergerak bersama di bawah naungan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan oleh Joko Widodo dan kini diteruskan oleh Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep.

”Saya mengucapkan terima kasih kepada tim dan kawan-kawan yang sudah berhasil menyatukan visi, misi, dan pemikiran untuk mau berjuang bergerak di bawah naungan Bapak Jokowi. Saya hanya orang kampung yang mudah-mudahan bisa mengajak Bapak/Ibu semuanya maju ke depan, menyatukan visi misi dalam wadah partai yang besar ini,” lanjutnya.
Secara filosofis, Sutoro juga mengaitkan identitas Lampung yang identik dengan gajah sebagai simbol kekuatan besar, yang sejalan dengan potensi besar PSI di Lampung saat ini. Meskipun pergerakan awal ini masih dilakukan secara mandiri, ia berharap konsolidasi yang solid di tingkat kecamatan ini dapat menjadi perhatian khusus bagi jajaran pusat.
”Ini menjadi tonggak acuan yang nanti disampaikan ke DPW atau mungkin langsung ke Mas Kaesang, bahwa Trimurjo sudah terbentuk dan mohon perhatiannya ke depan,” pungkas Sutoro menutup sambutannya.(Rul-J)























