METRO LAMPUNG||mediakrtis.com – Walikota Metro, Bambang Iman Santoso menerima audiensi dari PMI Metro, dalam agenda ini dibahas tentang ketersediaan stok darah yang ada.
Audiensi digelar di ruang kerja Walikota Metro, Rabu (19/3/2025). Turut hadir dalam audiensi Asisten 1 dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro.
Ketua PMI Kota Metro, Silfia Naharani, dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa saat ini ketersediaan stok darah di PMI Kota Metro mengalami penurunan.
Penurunan ini menurutnya, disebabkan berbagai faktor salah satunya karena kurangnya minat masyarakat dalam melakukan pendonoran darah. Ia menuturkan bahwa, PMI Kota Metro terus mengupayakan ketersediaan stok darah.
“Saat ini kami sedang mengupayakan agar masyarakat kembali berminat untuk mendonorkan darah upaya-upaya tersebut kami lakukan supaya penanganan bagi pasien yang membutuhkan darah bisa lebih optimal,” ujarnya pada saat audiensi.
Ia menambahkan ada beberapa upaya yang akan dilakukan diantaranya, melakukan kegiatan sosialisasi serta memberikan reward penghargaan berupa bingkisan dan sembako bagi yang bersedia untuk mendonorkan darahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Silfia Naharani meminta dukungan dan support melalui pemerintah Kota Metro agar berkontribusi dalam melaksanakan upaya-upaya yang akan dilakukan.
Ia menilai hal ini sangat penting dilakukan untuk menyelamatkan pasien yang sedang membutuhkan donor darah.
Walikota Metro, Bambang Iman Santoso menanggapi hal tersebut, bahwa Pemerintah Kota Metro siap mendukung giat atau upaya yang akan dilakukan oleh PMI Kota Metro.
Ia menyampaikan bahwa, perlunya dorongan agar masyarakat kembali berminat untuk mendonorkan darah demi kepentingan kemanusiaan. Salah satunya, dengan memberikan pengetahuan manfaat donor darah bagi kesehatan dan tubuh.
Selain pengetahuan, hendaknya diberikan pula apresiasi atau penghargaan yang dapat dirasakan manfaatnya sekarang yaitu berupa bingkisan ataupun sembako, dengan ini diharapkan bisa membangun keinginan masyarakat dalam mendonorkan darahnya.
Selain itu, ia pun menghimbau bahwasanya bukan hanya masyarakat yang diminta mendonorkan darahnya, akan tetapi ia juga mengajak OPD lain agar menjadi contoh yang baik dalam mendonorkan darah.
“Ya bukan hanya masyarakat, tapi kita juga harus menunjukan contoh yang baik bagi masyarakat jangan takut jarum suntik,” terangnya. (Red)