KOTA METRO, LAMPUNG||MEDIAKRITIS.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Metro secara resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-V yang berlangsung khidmat di Aula Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Metro, Sabtu (16/05/2026). Mengusung tema utama “Meneguhkan Peran Ulama dalam Menjaga Aqidah, Ukhuwah, dan Persatuan Bangsa”, forum tertinggi organisasi ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi keumatan dan kebangsaan di Kota Metro.
Dalam sambutannya, Bambang Iman Santoso yang mewakili Pemerintah Kota Metro menjelaskan bahwa MUI memiliki posisi yang sangat krusial, baik sebagai pelayan umat (khadimul ummah) maupun sebagai mitra strategis pemerintah daerah (shodiqul hukumah) dalam menjaga harmoni kehidupan masyarakat.
”Ulama dan umaro (pemerintah) harus berjalan beriringan dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menjaga persatuan bangsa. Masyarakat hendaknya senantiasa diberikan panduan, khususnya terkait persoalan hukum dan akidah Islam,” ujarnya.
Bambang menaruh harapan besar terhadap hasil regenerasi kepengurusan melalui Musda ini. Ia berharap kepengurusan baru yang terpilih merupakan figur-figur terbaik yang memiliki integritas tinggi serta kapabilitas yang mumpuni. Agenda ini dinilai sebagai momentum yang tepat untuk menampilkan inovasi program kerja serta memperkuat soliditas dalam merangkul seluruh potensi ulama dan organisasi kemasyarakatan Islam di Kota Metro.
Meskipun saat ini daerah tengah dihadapkan pada keterbatasan fiskal, Pemerintah Kota Metro menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh tokoh agama dan pengurus MUI. Kontribusi mereka dinilai sangat nyata dalam menjaga kondusivitas wilayah serta konsisten membangun kehidupan masyarakat Kota Metro yang religius. Sinergi yang kuat antara ulama, umaro, dan MUI diharapkan akan terus terjalin erat demi mendukung berbagai program keumatan ke depan.
Di sisi lain, Ketua MUI Kota Metro periode 2020–2025, KH. Zakaria Ahmad, menyampaikan harapannya agar estafet kepemimpinan yang baru ini mampu membawa organisasi melangkah lebih maju, solid, dan semakin aktif dalam membina umat.
“Dalam estafet kepemimpinan yang baru, saya berharap pengurus selanjutnya mampu melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik, sekaligus menghadirkan inovasi dan semangat baru dalam menjalankan tugas keumatan. Saya optimistis MUI dapat terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan kehidupan yang harmonis, religius, serta penuh kebersamaan di Kota Metro,” ucapnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Musda ke-V MUI Kota Metro tahun 2026, Ihsan Dalchofany, memaparkan bahwa rangkaian agenda Musda ini meliputi laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2021–2026, pembinaan kepengurusan untuk masa bakti 2026–2031, sidang-sidang komisi, hingga pembentukan kepengurusan harian MUI Kota Metro yang baru.
“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan dukungan dari Pemerintah Kota Metro, Wali Kota, Forkopimda, seluruh institusi, serta organisasi masyarakat sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan sukses,” tutur Ihsan.
Ihsan menambahkan, pelaksanaan Musda kali ini dihadiri oleh sekitar 150 peserta yang merupakan representasi dari berbagai unsur organisasi Islam dan elemen masyarakat. Munculnya sejumlah kandidat calon ketua dari berbagai kalangan juga menandai dinamika positif organisasi, di mana para figur tersebut dinyatakan siap membawa MUI Kota Metro berkembang semakin baik dan lebih dekat dengan umat.
Melalui pelaksanaan Musda ke-V ini, MUI Kota Metro diharapkan dapat terus memperkokoh kemitraan dengan Pemerintah Kota Metro agar seluruh program dan aktivitas organisasi dapat berjalan secara optimal, khususnya dalam melayani umat, membentengi akidah, serta memperkuat persatuan bangsa.(Red)























