Kota Metro||mediakritis.com – Kelurahan Ganjar Asri, Kecamatan Metro Barat, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dihadiri oleh Wakil Walikota Metro, M Rafieq Adi Pradana, mendengarkan langsung usulan dan keluhan masyarakat, Kamis (08/01/2026).
Lurah Ganjar Asri, Ruben Nugroho, melaporkan beberapa pencapaian Kelurahan Ganjar Asri, Metro Barat, namun berbanding terbalik dengan banyaknya keluhan masyarakat di Kelurahan Ganjar Asri, Kecamatan Metro Barat.
Masyarakat Ganjar Asri menyoroti permasalahan jalan yang masih banyak yang rusak parah, seperti di Jalan Kaca Piring yang tembus ke arah Kelurahan Ganjar Agung. Begitu juga dengan permasalahan terkait banjir di beberapa titik di kelurahan tersebut.
Salah satu warga yang mewakili Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Mardi Waluyo, selain mengajukan beberapa titik infrastruktur yang perlu diperbaiki, ia juga memberikan solusi untuk permasalahan banjir di lingkungan Kali Bunut yaitu aliran Way Bunut.
“Perlu perbaikan aliran Way Bunut yang meluap dan menyebabkan banjir,” kata Mardi Waluyo.
Mardi menjelaskan bahwa perbaikan aliran Way Bunut sangat dibutuhkan karena sering meluap dan menyebabkan banjir.
“Kasihan juga secara ekonomi kepada para petani yang mengolah lahan di situ. Setelah kita selidiki, ini masalah klasik yang kami sayangkan memang tidak ada penanganan,” tambah Mardi.
Mardi juga mengusulkan agar pemerintah Kota Metro tidak bosan-bosannya mengusulkan perbaikan aliran Way Bunut kepada pemerintah provinsi Lampung.
“Kami mohon untuk tidak bosan-bosan selalu mengumpulkan dan mengusulkan perbaikan aliran Way Bunut. Insya Allah, tahun 2026 diusulkan, 2027 terealisasi,” kata Mardi.
Begitu Ketua Rukun Warga (RW) 03 Kelurahan Ganjar Asri, Aji Guntoro, juga mengungkapkan kekecewaannya karena usulan perbaikan tresier yang sudah puluhan tahun tidak terealisasi.

“Sudah sering kali kita usulkan, bahkan di tahun 2025 kita usulkan, tapi belum juga terealisasi,” kata Guntoro.
Guntoro menjelaskan bahwa selama 10 tahun lebih, drainase tersebut rusak parah dan menyebabkan air dari rumah tangga dan persawahan tidak bisa mengalir lancar. Diharapkan ada perbaikan dan normalisasi aliran tersebut.
Banyak usulan masyarakat Ganjar Asri, permasalahan infrastruktur jalan dan permasalahan banjir merupakan sebagain permasalahan yang ada di kelurahan tersebut.
Wakil Walikota Metro, M Rafieq Adi Pradana, yang hadir pada acara musrenbang beretema “Penguatan modal manusia dan modal Sosiai Sebagai Pondasi Pembangunan Ekonomi Sosial Berkelanjutan” menyambut baik usulan masyarakat kelurahan Ganjar Asri Kecamatan Metro Barat.
Rafieq untuk tidak segan-segan untuk melaporkan kepadanya langsung melalui telpon atau DM media sosialnya.
“Kalau ada pembangunan yang kurang baik, laporkan. Ada yang tidak no HP saya, bisa kontak saya? Nggak punya nomor HP saya? Silahkan kalau komplain jalannya ada yang rusak, kira-kira akan diperbaiki ya?…Saya jawab, tapi jawabannya kadang belum diperbaikinya, ya tinggu pasti diperbaiki” kata Rafieq.
Rafieq menjelaskan bahwa pemerintah kota Metro memiliki keterbatasan anggaran dan SDM, sehingga tidak semua masalah dapat diselesaikan secara instan. Dia mengharapkan masyarakat harus dapat bersabar.
“Pemerintah itu tidak selalu sempurna, bapak ibu. Pemerintah itu ya harus perlu proses, ada yang belum diproses. Kalau yang belum perlu ditunggu proses, saya maunya juga besok aspal itu bisa dikerjain. Tapi kan enggak gitu sistemnya,” Kata Rafieq, saat sambutan.
Rafieq juga mengajak masyarakat untuk tidak bosan-bosan melaporkan masalah yang ada di lingkungan mereka.(Red)






















